Aksi nyata gerakan nasional revolusi mental tahun 2022 diselenggarakan di kampung Maibo, distrik Aimas, kabupaten Sorong, Papua Barat.
Mengusung tema upaya penanggulangan stunting aksi dilaksanakan oleh Universitas Nani Bili Nusantara bersama pemerintah daerah setempat, Senin, 19 September.
Aksi dilakukan dengan sejumlah kegiatan di antaranya, penanaman pohon pemeriksaan serta pelayanan kesehatan kepada ibu hamil, ibu menyusui dan balita, pemberian makanan bergisi, dan aksi bersih-bersih kampung.
Ketua Tim Gerakan Nasional Revolusi Mental Universitas Nani Bili Busantara, Irianto Ali menyatakan, aksi nyata dilaksanakan di kampung Maibo karena kampung tersebut merupakan wilayah yang memiliki angka stunting tertinggi di kabupaten Sorong.
Sasaran tersebut sesuai dengan misi yang diemban perguruan tinggi dalam melaksanakan gerakan nasional revolusi mental yaitu pengentasan buta aksara dan pencegahan stunting.

Kampung maibo berada di kawasan Klalin-4 dihuni kurang lebih 68 kepala keluarga yang terdiri dari 280 jiwa. Penduduk kampung ini sebelumnya direlokasi dari seputaran bandara DEO Kota Sorong.
Mata pencaharian utama warga kampung adalah buruh kasar, penggali batu karang, serta nelayan.
Kondisi lingkungan pemukiman warga yang kurang memadai karena tidak terdapatnya sarana MCK secara layak dan terbatasnya sumber air bersih, serta faktor ekonomi menjadi penyebab tingginya angka stunting di kampung ini. (*red)
