Warga Mare Selatan Curhat Kondisi Jalan Rusak Ke Pj. Bupati Maybrat

0
371

Warga distrik Mare Selatan menyampaikan keluhan dan aspirasi tentang kondisi jalan menuju wilayahnya, yang dinilai sangat tidak memadai.

Keluhan dan aspirasi disampaikan langsung di hadapan Penjabat Bupati Maybrat, Bernhard Rondonuwu, Jumat (02/09/22).

Menurut warga, infrastruktur jalan yang menghubungkan ibukota distrik dan kampung Sidi sepanjang kurang lebih 9 Kilometer tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten Maybrat.

Jalan tersebut dibangun sejak tahun 2007 lalu, dengan APBD Sorong Selatan, kabupaten induk yang memekarkan Maybrat.

Akibat kondisi jalan yang tidak memadai, warga kampung Sidi dan 4 kampung sekitar kesulitan menjalankan akitfitas sehari-hari, terutama bepergian ke pusat pemerintahan maupun wilayah sekitar.

Parahnya lagi, saat musim hujan, jalan tergenang banjir sehingga tidak dapat dilewati kendaraan.

Karena itu warga meminta pemda memperhatikan dan segera mengalokasikan anggaran perbaikan kedua ruas jalan tersebut, guna menunjang kelancaran aktifitas mereka.

Usai dibacakan, keluhan dan aspirasi tertulis diserahkan perwakilan warga kepada Penjabat Bupati.

Kunjungan perdana Penjabat Bupati, Bernhard Rondonuwu ke distrik Mare Selatan untuk meninjau wilayah yang dilanda banjir yakni kampung Sidi, Sire, Sire Timur, Sabes dan kampung Renis.

Atas keluhan dan aspirasi yang disampaikan warga distrik Mare Selatan, Penjabat Bupati langsung memerintahkan kepala OPD terkait yang ikut serta dalam kunjungannya, segera mengambil tindakan penyelesaian.

Penjabat bupati menegaskan, kedatangannya ke distrik Mare Selatan sebagai representasi negara untuk mendengar langsung aspirasi, dalam rangka mensejahterahkan seluruh lapisan masyarakat Maybrat. (*red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here