Sunday, 26 May 2024

SEMPAT BERTIKAI, SUKU LANNY JAYA DAN NDUGA BERSEPAKAT DAMAI

-

https://www.youtube.com/watch?v=NbGZtx5k6CQ
Jayawijaya – Perdamaian kelompok suku Lanny Jaya dan Nduga difasilitas oleh Dandim 1702 Jayawijaya, Polres, Pemda serta Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah. Kesepakatan perdamaian ditandai dengan berjabat tangan dan penandatanganan surat pernyataan sikap oleh kedua suku serta penandatangan spanduk momentum perdamaian oleh Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah, TNI-Polri, DPRD, perwakilan peduli HAM, tokoh adat dan para tokoh masyarakat Pegunungan Tengah, Papua.

Wakil ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Ricky Ham Pagawak mengatakan, perdamaian ini merupakan akhir dari semua perang suku yang terjadi di Lapango Pegunungan Tengah. Diharapkan pernyataan yang telah di buat dan disepakati bersama harus tetap dijaga sehingga tidak ada korban jiwa maupun materil dan jika terjadi konflik lagi.

Sesuai dengan pernyataan sikap dan kesepakatan bersama, maka pihak – pihak yang terlibat konflik di kemudian hari akan berhadapan dengan aparat penegak hukum dan ditindak sesuai dengan undang undang yang berlaku di negara kesatuan Republik Indinesia. Kedepannya tidak ada lagi konpensasi dari pemerintah daerah untuk menanggung sebab akibat dari konflik antar suku tersebut.

Sebelumnya, perang suku terjadi di Wamena, kabupaten Jayawijaya, Papua, antara masyarakat Nduga dan Lanny Jaja pada 09 Januari 2022 dididuga dipicuh oleh meninggalnya salah satu masyarakat Nduga bernama Sibelo Gwijangge. Kedua suku saling serang menggunakan panah dan senjata tajam sehingga mengakibatkan dua orang meninggal, 21 orang terluka dan ratusan rumah hangus dibakar.

-Tim liputan – Papua Channel-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru