AKSI SOLIDARITAS UNTUK ALM GABRIELA MEILANI, NAKES HADIR MELAYANI BUKAN DIBUNUH

0
217

https://youtu.be/YWjdcKpHibA
KAB.PEGUNUNGAN BINTANG – Dengan mengikat pita hitam pada lengan dan kepala, Ratusan Tenaga Kesehatan di Kota Oksibil menggelar aksi Longmarch dari Jalan Kabiding menuju pusat kota dan finis di halaman Mapolres Pegunungan Bintang. Selain Longmarch, Ratusan Tenaga Medis ini membakar Seribu Lilin di pusat Kota Oksibil sebagai tanda duka cita atas meninggalnya rekan sejawat mereka Gabriela Meilani yang gugur dalam penyerangan dan pembakaran Puskesmas Kiwirok, Senin, 13 September lalu.

Dalam aksinya Ratusan Tenaga Medis ini juga membacakan pernyataan sikap diantaranya meminta agar seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Pegunungan Bintang harus dilindungi oleh negara dan seluruh lapisan masyarakat. Para tenaga medis prihatin dan menyesalkan aksi kekerasan yang dialami tenaga kesehatan di Puskesmas Kiwirok yang menimbulkan satu korban jiwa dan satu lainnya masih hilang.

Menegaskan bahwa kehadiran tenaga kesehatan di Kabupaten Pegunungan Bintang untuk melayani masyarakat dan bukan untuk membunuh atau dibunuh. Saat ini, Jenazah Tenaga Medis, Gabriela Meilani, sudah berhasil di evakuasi Jumat Sore kemarin dan direncanakan hari ini akan diberangkatkan ke Jayapura. Sebelumnya 11 Tenaga Medis yang bertugas di Puskesmas Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, menjadi korban penyerangan dan pembakaran yang dilakukan oleh KKSB, Senin, 13 September 2021.

Dalam aksi berutal tersebut, Tiga Orang tenaga media dinyatakan hilang. Dua diantaranya telah ditemukan namun Satu dinyatakan meninggal dunia atas nama Gabriela Meilani. Sedangakan Satu Tenaga mMedis atas nama Geral Sokoi hingga kini belum ditemukan. Dalam aksi penyerangan tersebut, KKSB membakar sejumlah fasilitas umum seperti Sekolah, Pasar, Bank Perwakilan dan Puskesmas.

– Tim Liputan Papua Channel –

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here