Kapal riset yang diberi nama Ekox-plore resmi diluncurkan. Peluncuran diawali dengan ritual (upacara) adat oleh suku Moi, salah satu penduduk asli wilayah Sorong.
Ritual digelar di atas kapal Ekoxplore yang sedang berlabuh di lepas pantai Malaumkarta, distrik Makbon, Sabtu 20 Agustus 2022.
Pada upacara adat ini, beberapa tetua adat moi nampak membacakan mantra sambil mengelilingi kapal dengan membawa sirih pinang sebagai syarat ritual.
Kepala kantor Econusa wilayah Sorong Raya, Fransiskus Xaverius Adi Saputra menjelaskan bahwa kapal kayu model Pinisi khas Sulawesi Selatan ini akan beroperasi di wilayah Indonesia Timur seperti di Maluku, Maluku Utara,Papua dan Papua Barat.
Kapal Ekoxplore berkapasitas 136 GT, mampu bergerak dengan kecepatan maksimal hingga 5-6 Knot. Dibekali 4 mesin, kapal juga dilengkapi 9 kabin. Ruang navigasi kapal sudah dilengkapi fasilitas dengan standar internasional. (*red)
