DOKTER RESTU PAMANGGI BANTAH PUNYA SENJATA API DAN MATA MATA APARAT DI KIWIROK PEG BINTANG

0
214

https://youtu.be/gAV12Se4IiU
JAYAPURA-PAPUA – Dokter Restu Pamanggi, membantah memiliki Senjata Api. Restu menegaskan dirinya hanya seorang tenaga medis yang bertugas untuk melayani masyarakat bukan menjadi mata-mata Aparat TNI-POLRI. Dokter Restu adalah salah satu tenaga medis yang dianiaya oleh KKSB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin, 13 September lalu.

Pada saat itu, Restu berusaha menyelamatkan diri namun ditangkap dan dianiaya KKSB sehingga mengakibatkan tangannya patah tulang. Saat ini dirinya sudah menjalani operasi dan dalam proses pemulihan di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura. Sebelumnya beredar informasi dari KKSB bahwa penyerangan dan pembakaran di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, dipicuh karena KKSB menyebut Dokter Restu Pemanggi menjadi mata-mata Aparat TNI-POLRI. Diduga Dokter Restu sering membawa senjata api saat melaksanakan tugas di Puskesmas Kiwirok.

– Tim Liputan Papua Channel –

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here