KOMNAS HAM PAPUA KECAM PENYERANGAN TENAGA MEDIS DI KIWIROK

0
220

https://youtu.be/ecQr3TzlDlo
JAYAPURA-PAPUA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Komnas HAM, Perwakilan Papua, Senin kemarin, mengunjungi Empat Tenaga Medis yang sementara menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura. Dalam kunjungan tersebut, Komnas HAM memintai sejumlah keterangan dari korban serta melihat langsung luka yang dialami oleh para korban.

Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan, tenaga kesehatan dan guru dikualifikasikan sebagai pekerja kemanusiaan karena melaksanakan tugas dan tanggung jawab memberi pemenuhan hak kesehatan dan pendidikan terhadap warga. Komnas HAM Perwakilan Papua menyampaikan duka cita mendalam dan menyebut tindakan ini mencederai kemanusiaan karena selain membakar fasilitas publik para palaku juga mengintimidasi tenaga kesehatan.

Komnas HAM pun mengecam dan mengutuk aksi kekerasan terhadap tenaga medis di Distrik Diwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Sebelumnya sejumlah tenaga medis menjadi korban penganiayaan oleh Kelompok Kriminal Sparatis Bersenjata (KKSB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, 13 September lalu. Dalam peristiwa tersebut, Satu Tenaga Medis atas nama Gabriela Meilani, dinyatakan meninggal dunia. Hingga kini Jenazah Gabriela belum bisa dievakuasi ke rumah duka di Jayapura.

Selain itu, korban Geral Sukoy hingga kini belum ditemukan, TNI-POLRI masih melakukan proses pencarian. Selain penganiayaan KKSB juga melakukan aksi pembakaran terhadap sejumlah fasilitas umum seperti Sekolah, Puskesmas, Pasar dan salah satu Bank Perwakilan Papua.

– Tim Liputan Papua Channel –

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here