Bawaslu Papua sebut 4 Wilayah dianggap rawan di Pilkada 2024

0
348

Jayapura,papuachannel.com – Ketua Bawaslu Papua Hardin Halidin menyebut ada empat Kabupaten/Kota yang dianggap berpotensi kerawanan tinggi akan terjadi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, pada 27 November mendatang. Keempat Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen, Sarmi dan Kota Jayapura.

Lanjut Hardin Halidin menyampaikan dengan pemetaan ini Bawaslu tengah melakukan mitigasi potensi kerawanan Pemilihan 2024.

“ Melakukan pemetaan kerawanan Pemilihan 2024 dengan mengidentifikasi isu dan tahapan yang paling rawan berbasis data IKP 2022 dan Pemilu 2024, menjadikan hasil pemetaan kerawanan Pemilihan 2024 sebagai basis strategi pencegahan,”ujar Ketua Bawaslu Papua membuka Launcing

Pemetaan Kerawanan Pemilihan 2024 di Salah Hotel di Jayapura,Papua, Selasa (17/9/2024)

Hardin menjelaskan daerah yang dianggap berpotensi kerawanan tinggi yang menjadi perhatian Bawaslu diantaranya kekerasan terhadap penyelengara,pelanggaran kode etik penyelengara, keamanan penyelengara dan mobilisasi massa untuk mencoblos yang menjadi perhatian.

“ Ini bagian dari deteksi dini dan upaya kami melakukan pencegahan terhadap potensi konflik yang terjadi pada pelaksaan pilkada nanti yang tinggi ada empat kabupaten jayapura,kepulauan yapen,kota jayapura dan sarmi yang rendah itu kabupaten supiori , empat kabupaten lainya mamberamo raya, waropen,keerom dan biak numfor
kategorinya sedang,” ungkap Hardin Halidin

Ia juga menambahkan pendistribusian logistik yang tidak akurat, penyaluran hak suara yang tidak sesuai DPT, netralitas ASN serta politik uang atau money politik yang masih di agap menjadi kerawananan yang harus dapat di cegah oleh Bawaslu.

Ia mengajak masyarakat setempat untuk berperan aktif dalam pengawasan pilkada melalui pengawasan partisipatif.

“Bawaslu Papua tengah berupaya melakukan langkah pencegahan sebagai upaya mitigasi resiko/sesuai pemetaan potensi yang menjadi kerawanan pilkada 2024,” pungkasnya.

Nantikan berita terupdate seputar Papua, hanya di www.papuachannel.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here