Jayapura,papuachannel.com – satgas pamtas RI PNG Yonif 122/TS berhasil mengagalkan Narkoba jenis Ganja Kering sebanyak 1000 Gram di kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua,(04/08/2024).
Dansatgas Yonif 122/TS Letkol Inf Diki Apriyadi,S,Hub.Int.mengatakan pihaknya bersama patroli gabungan bersama bea cukai melaksanakan kegiatan pemantauan dan berkomunikasi dengan masyarakat PNG yang melintasi gapura PLBN.
” Patroli gabungan ini merupakan salah satu tugas pokok Satgas Pamtas dalam berkolaborasi dengan instansi terkait, dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI-PNG Sektor Utara” ujarnya
Lanjut Dansatgas menyebut, kegiatan patroli di pimpin langsung oleh Danpos Waris, Letda Inf Hasan Basri Sipahutar.
” dapat informasi dari masyarakat PNG bahwa di jalan tikus dekat sungai sering masyarakat siang hari membawa barang barang ilegal tidak melintasi dari gapura PLBN” ucap Letkol Inf Diki Apriyadi.
Usai berkordinasi dengan Kasi Intel Bea Cukai Jayapura selanjutnya melakukan pengecekan dan patroli bersama ke jalan tikus tersebut sekaligus memonitoring situasi dan keadaan jalur lintas batas
” saat pelaksanaan patroli berlangsung ada 2 orng pemuda (OTK) jarak kurang lebih 150 meter ingin melintasi jalan tempat tim patroli istrahat, namun begitu kaget lihat kami, pemuda itu lari” kata Letkol Diki Apriyadi.
di lakukan pengejaran namun pemuda tersebut dapat lolos masuk hutan wilayah PNG, dan melihat salah satu pemuda membuang karung kecil barang bawaannya.
” yang dibawa ke dalam rimbunan rumput, Tim Patroli langsung melaksanakan pembersihan menuju barang yang dibuang untuk mencari barang karung tersebut, dengan hasil ditemukan karung kecil berwarna Putih ” ungkapnya
Selanjutnya di lakukan pemeriksaan isi karung dengan membongkar isi dalam karung tersebut dengan hasil narkoba jenis ganja kering yang sudah terbungkus rapih dengan kemasan beberapa plastik Narkoba jenis ganja.
” Isinya ada 29 paket ganja siap edar kemudian di lakukan penimbangan ternyata jumlah keseluruhan sebanyak 1000 gram ganja siap edar” terang Dansatagas.
Nantikan berita terupdate seputar Papua, hanya di www.papuachannel.com
