SKPD Pemkab Sorong Diingatkan Fokus Tangani Stunting

0
295

Seribu hari pertama sejak lahir atau sekitar tiga tahun kehidupan sejak masih dalam kandungan merupakan masa penting untuk membangun ketahanan gizi dan daya tahan tubuh manusia.

Lewat dari masa itu, dampak buruk kekurangan gizi pada manusia akan sulit diobati dan bisa memicu Stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh baik fisik maupun otak manusia yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi.

Untuk mengatasi kondisi tersebut Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) kab. Sorong memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat di distrik Aimas tentang tata cara pemberian makanan bergisi kepada bayi, balita dan ibu hamil sesuai anjuran 4 sehat 5 sempurnya.

Saat memberikan sambutan di acara sosialisasi, Rabu 5 Oktober 2022, Penjabat Bupati Mengingatkan setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait agar tidak hanya berkutat pada seremoni dan kegiatan yang kurang berfaedah, tetapi harus fokus untuk mencapai target dalam rangka penanganan stunting.

Angka prevelensi Stunting di distrik Aimas pada tahun ini mencapai 130 kasus. Jumlah tersebut tersebar di 4 kelurahan masing-masing kelurahan Warmon (27 Kasus), kelurahan Maibo (26 Kasus), kelurahan Malakabu (40 Kasus) dan kelurahan Malasom (37 Kasus). (*red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here