WARGA SORONG PALANG JALAN TUNTUT KLARIFIKASI DUGAAN PENISTAAN AGAMA

0
310

https://www.youtube.com/watch?v=yiyKsq2ma8E
Kota Sorong – Warga memblokade jalan dengan menggunakan drum bekas, kayu dan bangku untuk berjualan. Warga juga membakar ban bekas di jalan sehingga menimbulkan asap hitam pekat. Tidak hanya itu, pengendara sepeda motor yang nekat melewati jalan tersebut langsung diminta putar balik.

Dalam aksi tersebut, warga menuntut polisi segera memproses laporan terhadap oknum pengacara yang diduga menista agama tertentu saat melakukan orasi di depan pengadilan negeri Sorong, Senin 03 Januari 2022. Warga juga meminta polisi memanggil oknum pengacara yang telah mengeluarkan pernyataan yang diduga menista agama tertentu untuk dimintai klarifikasinya terhadap ucapan yang dilontarkannya saat menggelar aksi mempertanyakan pemindahan lokasi sidang enam tersangka kasus penyerangan pos koramil kisor distrik aifat selatan, kabupaten maybrat 02 september 2021 lalu.

kapolresta sorong AKBP Ary Nyoto Setiawan yang datang bersama ketua MUI Kota Sorong, Haji Abdul Manan Fakaubun dan anggota DPR-RI Sanusi Rahaningmas langsung menenangkan warga. Mereka meminta warga tidak terprovokasi dan menyerahkan penanganannya ke pihak kepolisian. Dihadapan warga kapaolres mengakui laporan polisi tersebut telah diterima. Dirinya juga sudah memerintahkan kasat reskrim untuk menggelar perkara tersebut.

Usai mendengarkan pernyataan polisi warga kemudian secara bergotong royong membuka barikade dan membersihkan sisa ban yang terbakar. Arus lalu lintas di ruas jalan Jenderal Sudirman kembali normal setelah warga membubarkan diri.

-Tim liputan Papua Channel-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here