https://youtu.be/N3Gj9a148qs
KOTA SORONG – Gerakan Peduli Kemanusian Ikatan Pemuda Mahasiswa Pelajar Kei (IPMPK) Sorong Raya dilaksanakan dalam bentuk aksi sosial dengan penggalangan dana. Aksi yang telah digelar sejak Senin, 20 September 2021 lalu di Lampu Merah Terminal dan Kilometer 10, Kota Sorong itu dimaksudkan untuk Membantu Biaya Pengobatan Dua Balita masing-masing Violista Lestir dan Fransiska Hetharia yang akan dirujuk ke luar daerah dengan biaya mencapai Ratusan Juta Rupiah.
Selama kurang lebih 4 Hari aksi berhasil menggalang Dana Sebesar 5 Koma 4 Juta Rupiah. Hasil penggalangan akan langsung diserahkan kepada orang tua kedua balita. Kepada masyarakat yang ingin memberikan donasi dapat mentransfer ke Rekening Mandiri 160-0001-5579-96 atau menghubungi Nomor Handphone 081343334470. Selaku Pengurus IPMPK dan Koordinator Lapangan Aksi Penggalangan, Tobias menyatakan, Gerakan Peduli Kemanusian yang dilaksanakan merupakan bagian dari visi-misi organisasinya dan bersifat uvinersal.
Violista Lestir dan Fransiska Hetharia, Dua Balita masing-masing Menderita Higroma Subduri dan Cerebral Palsi. Dikutip dari Hellosehat Dot Com, Higroma Subdural adalah Penumpukan Cairan di Luar Otak. Tidak seperti Hidrosefalus yang terjadi di dalam Sistem Rongga Cairan Otak, Higroma Subdural terjadi di antara selaput tipis dan selaput tebal otak. Cairan yang terjadi sebenarnya adalah cairan otak yang secara normal memang berada di situ. Bedanya adalah pada jumlahnya dan efek yang ditimbulkan. Sementara Cerebral Palsi atau Lumpuh Otak adalah Nama Sekelompok Kondisi yang memengaruhi Otot dan Saraf. Penyakit ini bukan bawaan tapi dimulai dari tahap awal kehidupan yaitu sejak lahir.
– Tim Liputan Papua Channel –