Kadispenda Kab. Maybrat, Papua Barat, yang menjadi korban pembacokan, membantah tuduhan pelaku yang merasa hak-haknya tidak dibayarkan. Pelaku justru tidak pernah masuk kantor dan diduga sengaja menghindar karena belum dapat mempertanggung jawabkan sebuah kegiatan yang pernah dipercayakan padanya.