Jayapura,Papuachannel.com – Gerakan nasional ketahanan pangan jajaran tni tahun 2023 danlantamal sepuluh jayapura melaksanakan penanaman benih jagung bersama kelompok petani di lahan seluas satu hektar di koya barat distrik muara tami kota jayapura.
kegiatan yang di gelar Rabu 01/10/2023 ini merupakan gerakan nasional ketahanan pangan jajaran TNI tahun 2023 / untuk mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan untuk indonesia maju.
kegiatan ini di awali video converence (vidcon) gerakan nasional ketahanan pangan jajaran tni tahun 2023 dengan wakil Presiden RI ma’ruf amin.
Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono M. Tr. Opsla mengatakan, TNI di semua wiilayah mempunyai tanggung jawab dalam rangka ketahanan pangan nasional.
Lantamal X Jayapura kata dia menginginkan program tersebut menjadi stimulus bagi petani untuk terus berkarya.
“Ini program TNI dan kita Lantamal X memilih sektor Koya Barat, karena petani di sini masih membutuhkan pupuk dan dan juga pengairan yang lebih baik, ” ungkap Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono.
Pihaknya menjanjikan akan mengawal kelompok tani tersebut sehingga dapat meningkatkan hasil panen.
“Hasil 10 hektar di sini 50 ton jagung, diharapkan jika pupuk tidak sulit maka saya yakin hasilnya akan meningkat,” katanya.
“Ini jagung dan ada juga di belakang itu ketimun dan sayur-sayuran, kita kawal sehingga tak ada lagi lahan tidur di sini. Jadi seperti bahasanya Wapres RI tadi, jangan ada lahan tidur dan jangan ada tenaga nganggur, ” tutupnya.
Sumirin, Ketua Kelompok Tani Sedia Tani yang merupakan binaan Lantamal X Jayapura membenarkan kendala yang dihadapi.
Kata dia, ketersediaan pupuk menjadi salah satu penyebab menurunnya hasil pertanian.
“Ya karena pupuk subsidi jatahnya itu tidak banyak sehingga pengaruh pada hasil panen. Tapi karena kami binaan Lantamal X kami yakin bisa meningkat hasil panen nanti, “jelas Sumirin.
Ia mengapresiasi Lantamal X Jayapura dalam program tersebut.
Ia menjelaskan, untuk penanaman jagung kali ini di atas lahan satu hektar membutuhkan 24 bungkus bibit jagung.
” Dalam satu bungkus kurang lebih mendapatkan 10 sampai 12 karung jagung manis jenis exsotic dengan masa panen 60 hari,” katanya.
Dalam kegiatan itu, dilakukan juga penanaman jagung oleh Komandan Lantamal X bersama unsur terkait yang hadir dan penyerahan alat pertanian.
Nantikan berita terupdate seputar Papua, hanya di www.papuachannel.com
