Tidak Ada Jaringan Internet Di Pelosok Papua Barat, Warga Minta Perhatian Pemerintah

0
393

Di pelosok Provinsi Papua Barat, masih terdapat banyak wilayah yang belum dijangkau jaringan internet. Komunikasi selular pun terbatas. Di wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak, sejumlah distrik atau kecamatan tidak ada jaringan internet sama sekali. Warga hanya berkomunikasi dengan radio panggil atau Handy Talk.

Kepala sekolah SMA Negeri-7 Pegunungan Arfak di distrik Catubouw, Joni Dowansiba menyampaikan tidak ada jaringan internet, menyebabkan para pelajar di daerah ini tidak dapat mengakses pembelajaran secara online. Para siswanya dan juga pelajar lainnya terpaksa ke Manokwari untuk bisa menggunakan internet.

Komunikasi selular pun terbatas. Telepon genggam hanya berfungsi di lokasi tertentu. Warga bisa menelpon jika mengambil posisi di puncak-puncak gunung sekitar pemukiman.

Menara salah satu operator selular, berada di distrik Minyambouw sekitar 200 Kilometer dari distrik Catubouw, kabupaten Pegunungan Arfak.

 

Kesulitan juga dialami para pegawai pemerintahan. Kepala Seksi Umum Administrasi dan Perizinan distrik Catubouw, Nikolaus Dowansiba menyampaikan administrasi pemerintahan masih dilakukan secara manual akibat tidak ada akses internet.

Urusan perizinan pun dilakukan dengan bantuan transportasi darat ke Anggi, ibukota kabupaten Pegunungan Arfak yang letaknya sangat jauh dari Catubouw.

Tampaknya infrastruktur jalan yang belum rampung, menjadi kendala pembangunan sektor lainnya di daerah ini. Kondisi geografis kabupaten Pegunungan Arfak menjadi salah satu kendala utama pembangunan jalan. (*red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here