https://www.youtube.com/watch?v=TQSGGRBw1T4
Bintuni – Perjalanan kapal motor penumpang KMP Lema yang mengangkut penumpang dari Sorong tujuan Babo dan Teluk Bintuni adalah trip terakhir di tahun 2021. Kapal ASDP ini beristirahat guna menjalani doking selama satu bulan. Inspeksi struktur dan seluruh fasilitas perlengkapan keselamatan berlayar selama doking menjadi ketentuan yang harus dijalani KMP Lema setiap satu tahun sekali.
Proses doking untuk menguji kembali kelayakan kapal agar dapat melayani pengguna jasa moda transportasi laut dengan baik. Nahkoda KMP Lema Bonang Akbar menjelaskan, sejauh ini kondisi struktur dan seluruh fasilitas kapal dalam keadaan baik meski demikian untuk beberapa jenis peralatan keselamatan berlayar seperti alat pemadam api ringan harus tetap diganti saat proses do-king.
KMP Lema adalah salah satu dari lima unit kapal ferry yang dioperasikan PT. ASDP Indonesia di perairan Papua. Rute reguler kapal yang dibuat pada tahun 2013 oleh galangan kapal asal Surabaya ini adalah Sorong, Babo, Bintuni pulang pergi. Dari sorong kapal ini berangkat menuju Teluk Bintuni setiap Selasa dan tiba di pelabuhan tujuan pada hari Kamis. Kapal lalu berangkat dari Teluk Bintuni pada hari Kamis dan tiba di Sorong keesokan harinya.
Untuk rute ke Rajat Ampat KMP Lema berangkat dari Sorong pada Sabtu pagi dan langsung kembali pada sore harinya. Dengan panjang 56 meter dan lebar 14 meter, KMP Lema dilengkapi dua unit sekoci penolong, 359 life jacket serta pelampung sebanyak 16 buah.
Kapasitas penumpang kapal adalah 196 orang meliputi 40 orang untuk ruang VIP, 96 orang di ruang ekonomi serta 60 orang di seat ekonomi. Kapal ini maksimal dapat mengangkut 15 unit truk dan 11 unit mobil jenis sedan.
-Tim Liputan Papua Channel-