https://www.youtube.com/watch?v=CdKRX4oEoSM
Mimika – Ratusan warga Timika, Papua yang tergabung dalam koalisi aliansi pekerja moker PT. Freeport Indonesia, Kamis 16 Desember menggelar aksi demo damai di kantor DPRD Mimika dan melanjutkan aksi ke kantor bupati. Pendemo yang datang ke halaman kantor DPRD membawa pengeras suara dan sejumlah pamlet menyampaikan aspirasi, mengecam aksi PHK sepihak oleh PT. Freeport Indonesia dan meminta kepada pemerintah provinsi, kabupaten, DPRD Papua dan Mimika untuk menyelesaikan persoalan mengenai hak-hak mereka yang selama ini telah diabaikan. Selain itu kedatangan para mogok kerja Freeport di kantor DPRD untuk menyerahkan surat rekomendasi dari mahkamah agung, gubernur Papua dan dinas tenaga kerja Papua yang menyatakan bahwa moker yang dilakukan 8300 karyawan PT. Freeport baik itu dari kontraktor dan privatisasi sah dimata hukum namun ketiga surat itu tidak dapat diterima satupun anggota dewan dikarenakan sedang berada di luar kota sehingga hanya diterima kasubag persidangan DPRD Mimika Agus Purwanto.
Karteker ketua koalisi aliansi pekerja moker Freeport, Gibi Kenelak mengatkan, pihaknya sangat berharap agar pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten Mimika dapat menyelesaikan kasus yang dialami 8300 karyawan yang hingga saat ini masih terkatung katung.
Aksi demo damai dikawal ketat oleh aparat keamanan setempat. Para pendemo akhirnya membubarkan diri setelah melakukan aksi demo di kantor DPRD massa selanjutnya menuju ke kantor bupati untuk menyerahkan aspirasi kemudian membubarkan diri dengan tertib.
-Tim liputan Papua Channel-