Tuesday, 23 April 2024

Ketua Dewan Adat Malamoi Raya Tegaskan Wilayah Adat Harus Dikuasai Penduduk Asli

-

Ketua Dewan Adat Malamoi Raya, Paulus Sapisa menegaskan, wilayah adat hanya boleh dikuasai oleh penduduk asli setempat guna menjaga dan mempertahankan, serta memastikan keberlangsungan ekosistem maupun nilai-nilai kearifan lokal.

Pesan itu disampaikan Paulus Sapisa Ketika ia membuka lokakarya yang digelar oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Selasa 11 Oktober 2022.

Untuk melaksanakan pesan itu, masyarakat adat diminta berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait seperti LSM dan pihak terkait lainnya guna membangun sistem perlindungan (Konservasi).

Paulus Sapisa juga meminta pemerintah dan gereja mendukung upaya masyarakat melindungi wilayah adatnya sendiri, sebagaimana yang telah dilakukan selama ini seperti Egek (Sasi).

Guna memacu masyarakat untuk tetap mempertahankan basis wilayah adatnya, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) melaksanakan lokakarya.

Lokakarya yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti masyarakat adat dari wilayah Malaumkarta Raya kabupaten Sorong dan wilayah Werur Raya kabupaten Tambrauw.

Manajer YAKN, Lukas Rumetna menjelaskan, loka karya bertujuan untuk membahas rencana strategis kerja pihaknya bersama masyarakat dalam rangka menjaga wilayah adatnya masing-masing. (*red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru