Monday, 22 April 2024

Diduga Terlibat Jual Beli Senpi, Ketua KNPB Mimika “YA” Diamankan Polisi

-

Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mimika berinisial Y-A diamankan polisi. YA diduga terlibat dalam penyediaan senjata api dan umunisi untuk kelompok separatis teroris di Intan Jaya, Papua.

Selain YA, Polisi juga mengamankan dua rekannya masing-masing berinisial MN dan BK.

Dalam jumpa pers di Mapolres Mimika (Sabtu, 24/09/22), Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan kronologi penangkapan YA.

Penangkapan pertama dilakukan polisi terhadap MN yang bermula dari informasi yang diterima polisi tentang rencana transaksi jual beli senjata api dan amunisi.

MN diamankan di kawasan SP-V depan kantor bupati lama pada Kamis (22/09/22). Dari tangan MN polisi menyita barang bukti berupa 95 butir amunisi tajam berwarna kuning, bergaris hijau kaliber 5.56, 18 butir amunisi karet berwarna kuning bertuliskan Pin 7.62 TK, Sembilan buah besi rel amunisi bertuliskan Pin K-50, serta 4 buah handphone.

Dari hasil interogasi MN, Polisi lalu mengamankan YA dan BK di kawasan Kebon Sirih, Timika, Jumat (23/09/22).

Selanjutnya Kasatgas Humas juga menuturkan peran YA, BK dan MN yang kini sudah ditetapkan polisi sebagai tersangka.

YA berperan sebagai penyuplai atau penjual amunisi. BK berperan sebagai penyuplai dana. Sedangkan MN berperan sebagai pembeli.

Dalam transaksi yang sudah dilakukan para tersangka MN diketahui menjual amunisi seharga Rp. 200.000,- per butir. Total amunisi yang dijual sebanyak 19 butir.

BK sebagai pembeli memberikan dana pembelian total sebanyak Rp. 19 Juta. MN memberikan amunisi total sebanyak 118 butir, 18 di antaranya amunisi karet sebagai bonus.

Rencannya, amunisi yang dibeli MN tersebut akan diberikan kepada kelompok separatis teroris pimpinan Undius Kogoya di Intan Jaya. Untuk itu, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap pelaku lainnya. (*red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru