https://youtu.be/W7iiyypO_4I
KOTA JAYAPURA – Pasca kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh Dua Oknum POM TNI Angkatan Udara terhadap seorang warga sipil di Merauke, Pangkoopsau III Biak, Marsda TNI Bowo Budiarto menggelar pertemuan dengan Forkopimda Papua di Lanud Silas Papare Jayapura, Kamis kemarin. Dalam pertemuan tertutup itu, Pangkoopsau mendengar masukan dari Pemerintah Provinsi, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Pangkoopsau III, Marsda TNI Bowo Budiarto, mengatakan, Danlanud dan Dansatpon Lanud Merauke akan diganti. Proses serah terima jabatan akan dilaksanakan hari ini. Bowo meminta masyarakat Papua untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, TNI sangat serius untuk menangani kejadian yang dilakukan Dua Oknum TNI AU di Merauke. Terkait sangsi untuk Dua Oknum TNI yang melakukan penganiyaan, Bowo menegaskan, pihaknya akan segera memproses hukum keduanya secara terbuka dan transparan.
Sebelumnya, sebuah vidio berdurasi Satu Menit Dua Puluh Satu Detik viral di sosial media dan pesan berantai di WhatsApp. Di dalam vidio tersebut terlihat Dua Anggota POM TNI Angkatan Udara berseragam lengkap mengamankan seorang warga yang diduga melakukan keributan di salah satu warung makan. Kedua Oknum TNI tersebut bukan meleraikan situasi tetapi membawah korban ke pinggir jalan dan melakukan penganiayaan dengan menginjak kepala korban. Peristiwa tersebut terjadi, Senin, 26 juli 2021 di salah Satu Rumah Makan di Jalan Raya Mandala, Kabupaten Merauke, Papua.
– Tim Liputan Papua Channel –