https://youtu.be/3-ZNBbzKH10
KOTA SORONG – Ratusan warga Kota Sorong yang sudah Tujuh bulan lebih belum menerima bantuan Program Keluarga Harapan atau PKH, Rabu pagi marah-marah dan terlibat adu mulut dengan pegawai Dinas Sosial. Tanpa menerapkan protokol kesehatan warga yang kebanyakan emak-emak terus berteriak mempertanyakan program bantuan PKH dari Presiden Joko Widodo yang harusnya mereka terima namun hingga kini belum kunjung dicairkan
Warga menuding pihak dinas sengaja menghapus nama mereka dari daftar penerima bantuan. Kepala Dinas Sosial Kota Sorong, Manase Jitmau yang datang menemui warga malah membuat warga tambah emosi dan terus meneriaki kepala dinas tanpa memberi kesempatan untuk menjelaskan duduk masalahnya. Salah satu warga Welmina mengakui dirinya terdaftar sebagai penerima PKH sejak Tahun 2015 dan selama itu setiap Tiga bulan dirinya selalu menerima bantuan dengan nilai yang bervariasi tergantung jumlah anak. Bantuan yang diterima mulai dari Dua Ratus Ribu Rupiah hingga Satu Juta Rupiah yang disalurkan langsung ke rekening pribadi penerima.
Kepala Dinas Sosial Kota Sorong, Manase Jitmau ketika dikonfirmasi menjelaskan warga salah paham sebenarnya bukan nama yang dicoret dari daftar penerima bantuan tetapi mereka wajib memperbaiki administrasi mereka karena sejak pergantian Menteri Sosial dari Muhadjir Effendi ke Tri Risma Harini seluruh data penerima bantuan wajib diperbaharui
Dari Enam Ribu warga yang penerima bantuan baru setengahnya yang sudah memperbaiki administasi mereka dan sudah menerima bantuan sementara sisanya masih menunggu. Warga yang belum menerima bantuan diminta bersabar karena seluruh administrasi sementara diperbaharui oleh Kementerian Sosial dalam waktu dekat pasti bantuan yang mereka inginkan akan dicairkan.
– Tim Liputan Papua Channel –